Memperingati Earth Hour Di Bawah Cahaya Bintang

Sebelum pemadaman

Sebelum pemadaman

  Selama pemadaman lampu

Selama pemadaman lampu

Pemadaman lampu di The Media Hotel & Towers untuk ikut serta dalam kegiatan Earth Hour

Untuk tahun ke-enam ini, The Media Hotel & Towers bergabung dengan masyarakat dunia guna menandai perayaan kampanye lingkungan EARTH HOUR

Jakarta, 29 Maret 2013 – The Media Hotel & Towers telah mengumumkan ke ikut sertaannya dalam perayaan Earth Hour tahun 2014. Berbagai kegiatan bertema lingkungan telah dipersiapkan hotel bintang lima tersebut dalam rangka memperingati kampanye global terhadap upaya penghematan energi, pengurangan emisi gas dan perubahan iklim.

Mari Matikan Lampu Selama Satu Jam
Dengan mematikan lampu selama satu jam pada malam hari Sabtu tanggal 29 Maret 2014, mulai pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB, The Media Hotel & Towers bergabung dengan jutaan warga dunia untuk menyampaikan pesan moral tentang masa depan yang lebih baik bagi planet bumi. Hotel ini ikut serta mematikan lampu yang bersifat tidak penting (dan lampu dengan tujuan artistik) dan peralatan elektronik yang sedang tidak digunakan dalam rangka meramaikan perayaan Earth Hour yang digagas oleh World Wildlife Fund (WWF).
Selama enam tahun terkahir, The Media Hotel & Towers telah turut serta dalam kampanye Earth Hour bersama jutaan orang di penjuru dunia. Tahun lalu, The Media Hotel & Towers sukses menghemat 84,203kilowatt listrik dengan cara mematikan lampu selama satu jam.

Earth Hour Cocktail Bersama Tamu Hotel
Tahun ini, selama proses pemadaman lampu berlangsung The Media Hotel & Towers akan mengajak tamu hotel dan para undangan untuk menikmati cocktail dan sajian lainnya di bawah cahaya bintang, sambil ditemani musik akustik. “Acara ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun, tapi kali ini kami mengadakannya di area outdoor, tepatnya di lantai 6 yang merupakan area restoran dan kolam renang hotel ini.” ungkap Rama J Baskoro, Marcom Manager The Media Hotel & Towers.

Selain para tamu dapat secara langsung melihat proses pemadaman di berbagai penjuru sekitar hotel ini dari atas, sebelum proses pemadaman mereka juga diajak untuk menyaksikan pemutaran video yang bertema lingkungan hidup.

Advertisements

Earth Hour Daily Green Tips March 31st 2013

DAILY GREEN TIPS

Day 31: March 31st 2013 – END

A bottle of sand in toilet’s tank. The old folk wisdom that says place a brick in your toilet’s water tank is partially correct: It’s an effortless way to save water, but a brick isn’t the best choice of object. Use a plastic bottle filled with water or sand instead. Most toilets will flush perfectly well with a little less H2O. The average model uses three to seven gallons per flush. A bottle in the tank will displace enough water to save half a gallon to a gallon each use, or up to about 10 gallons a day in a typical home. All you have to do is drop a little sand or some pebbles into a bottle, fill it with water, and put it in the tank, making sure not to disturb the toilet’s working parts. Many toilets flush well with a submerged 2-liter soda bottle, but experiment to find out what size bottles fit best and produce the best flush.

Sebotol Pasir dalam Tangki Toilet. Kebiasaan orang jaman dulu untuk menceburkan batu bata di tangki air toilet rupanya ada benarnya. Hal ini adalah cara mudah menghemat air, tetapi batu bata bukanlah pilihan terbaik. Sebagai gantinya, gunakan botol plastik yang diisi dengan air atau pasir. Kebanyakan toilet tetdap dapat menyiram dengan baik meski sedikit air (H2O). Rata-rata se semua tipe toilet menggunakan 3-7 galon air per sekali siram. Sebuah botol air/pasir yang ditaruh dalam tangki dapat menghemat setengah galon setiap kali tombol siram ditekan, atau sampai sekitar 10 galon per hari di pada umumnya. Yang perlu Anda lakukan adalah mengisi pasir atau kerikil ke dalam botol, mengisinya dengan air, dan memasukkannya ke dalam tangki, dan pastikan tidak mengganggu bagian onderdil mekanik dalam toilet. Banyak toilet dapat menyiram dengan baik meski ditimbun sebotol air ber-volume 2 liter, tetapi lakukanlah percobaan untuk mencari tahu ukuran botol yang sesuai agar menghasilkan siraman yang terbaik.

DAILY FACTS ABOUT EARTH HOUR

Day 31: March 31st 2013 – END

Where can we find Earth Hour on social media?

Earth Hour uses social media to drive its campaign. Follow our stories on FacebookTwitterFlickrTumblrGoogle + and of course, the IWIYW (I WILL IFF YOU WILL) campaign on YouTube

Dimana kita bisa temukan Earth Hour di jejaring media sosial?

Earth Hour menggunakan social media untuk mengarahkan kampanye ini. Ikuti ceritanya di on FacebookTwitterFlickrTumblrGoogle + dan tentu saja, kampanye IWIYW (I WILL IFF YOU WILL, INI AKSIKU MANA AKSIMU) di YouTube

Earth Hour Daily Green Tips: March 30th 2013

DAILY GREEN TIPS

Day 30: March 30th 2013

Line Dry Your Clothes. Sun Heat is the Best. Next to the refrigerator and flat-screen televisions, the clothes dryer machine is the biggest energy-hogging appliance in the house. Hanging your clothes out to dry, or using a clothing rack, (either under direct or indirect sun shine), reduces 15% on household cost.

Jemur Pakaian Anda. Terik Mentari yang Terbaik. Selain mesin kulkas dan tv, mesin pengering pakaian merupakan perabotan rumah-tangga  yang paling banyak menyedot energi. Menjemur pakaian dengan mengandalkan sinar matahai (baik tersinari langsung maupun tidak langsung) dapat mengurangi biaya rumah-tangga sebanyak 15 persen.

DAILY FACTS ABOUT EARTH HOUR

Day 30: March 30th 2013

How do cities win in the Earth Hour City Challenge?

An International jury will review all submissions outlining holistic, inspiring and credible city plans that increase the share of renewables in the city’s energy systems. The Earth Hour City Challenge is not about having the most hi-tech plans or resources, it’s about a commitment to innovative thinking and enacting solutions that create a greener and more clean city for residents.

Bagaimana suatu kota dapat menang dalam Earth Hour City Challenge?

Suatu penjurian Internasional akan meninjau semua peserta dengan menilai rencana yang menyeluruh, menginspirasi, dan kredibel yang dapat meningkatkan presentasi energi terbarukan dalam sistem tata kelola energi kota. Earth Hour City Challenge bukanlah tentang bagaimana memiliki sesuatu rencana yang paling mutakhir, melainkan lebih kepada komitmen terhadap pemikiran yang inovatif dan menerapkan berbagai solusi yang dapat menciptakan kondisi kota yang lebih hijau dan lebih bersih bagi warganya.

Earth Hour Daily Green Tips: March 29th 2013

DAILY GREEN TIPS

Day 29: March 29th 2013

Give Up “Take Away” – Take the Time for a Sit-Down Lunch!

In most urban living, people are always in a rush and rarely take the time to sit down and relax even for a lunch. As a result: unnecessary amounts of waste caused by disposable cutlery and plastic products that come with “take-away” and “to-go” meals. The biggest problem with take-away food is the excessive packaging and it’s bad enough that more than 12% of our nation’s waste is made up of plastic. So, stop forking around with disposable plastic packaging and utensils and sit down for a real meal with real forks and knives! It reduces waste and decreases level of stress.

Berhenti Beli Makanan “Take-Away” – Luangkan Waktu untuk Duduk Makan Siang!

Di perkotaan, umumnya orang selalu terburu-buru dan jarang meluangkan waktu untuk duduk dan bersantai, bahkan untuk makan siang sekalipun. Akibatnya, jumlah yang limbah terlalu banyak disebabkan oleh sendok garpu sekali pakai dan produk plastik hasil dari makanan “take-away”. Masalah terbesar dengan makanan yang dibawa pulang adalah kemasan yang berlebihan, dan sayangnya lebih dari 12% dari limbah bangsa ini terdiri dari plastik. Jadi, berhentilah pakai garpu plastik serta peralatan makan plastik sekali pakai. Luangkan waktu untuk makan siang yang benar dengan garpu dan sendok yang sesungguhnya! Hal ini dapat mengurangi sampah dan menurunkan tingkat stress.

DAILY FACTS ABOUT EARTH HOUR

Day 29: March 29th 2013

What is the Earth Hour City Challenge?

With more than 70% of the world’s CO2 emissions generated by cities, the Earth Hour City Challenge has been created to reward pioneering cities that are leading the way towards a fully sustainable future. See more at EarthHour.org/CityChallenge In 2012, cities throughout Canada, India, Italy, Sweden and the United States participated in the pilot challenge.

Apa itu Earth Hour City Challenge?

Dengan lebih dari 70% emisi CO2 di dunia dihasilkan oleh kota-kota, program Earth Hour City Challenge diciptakan untuk memberikan penghargaan kepada kota-kota perintis yang telah mengarahkan masyarakat masa depan berkelanjutan. Silahkan kunjungi Http://EarthHour.org /CityChallenge. Pada tahun 2012, kota-kota di Kanada, India, Italia, Swedia dan Amerika Serikat berpartisipasi dalam program ini.

 

Earth Hour Daily Green Tips: March 28th 2013

DAILY GREEN TIPS

Day 28: March 28th 2013

Watch out your Pipes! Reduce energy loss by making sure your water pipes are properly insulated. Insulating your water pipes is an easy way to cut the energy consumption of your water heater/cooler by preventing heat/cold from escaping. Water pipe insulation also helps deliver hot/cold water to your taps and showerheads faster, thus saving water as well as energy. Schedule to check your pipe on regular basis will reduce heating or cooling energy up to 25 percent.

Awas Pipa Rumah Anda! Kurangi hillangnya energi dengan memastikan pipa-pipa saluran air dingin/panas di rumah Anda terbungkus (terinsulasi) dengan baik. Menginsulasi atau membungkus pipa adalah cara mudah untuk menghemat konsumsi energi pemanas/pendingin air melalui pencegahan menguapnya dingin/panas. Pipa yang dibungkus dengan baik dapat menghantarkan air dingin/panas ke kran dan showerhead lebih cepat sehingga menghemat waktu dan energi. Menjadwalkan untuk mengecek pipa air di rumah secara teratur dapat menghemat energi pemanas/pendingin hingga 25 persen.

DAILY FACTS ABOUT EARTH HOUR

Day 28: March 28th 2013

What does the Earth Hour logo mean?

The standard Earth Hour ’60’ logo represents the 60 minutes of Earth Hour where we focus on the impact we are having on our planet and take positive action to address the environmental issues we face. For Earth Hour 2011 the ‘60+’ logo was introduced representing a commitment to add to Earth Hour a positive act for the planet that goes beyond the hour.

Apa arti dari log Earth Hour?

Logo standar Earth Hour ’60’ mewakili 60 menit dari Earth Hour di mana kita fokus pada dampak yang kita alami terhadap planet kita dan mengambil tindakan positif untuk mengatasi masalah lingkungan yang kita hadapi. Adapun logo Earth Hour 2011 ’60+diperkenalkan untuk menunjukkan komitmen dalam menambah tindakan positif bagi bumi lebih dari sekadar satu jam.

Earth Hour Daily Green Tips: March 27th 2013

DAILY GREEN TIPS
Day 27: March 27th 2013

Planting Trees to Clean the Air. Planting trees is good for the environment, good for the soul, good for the local economy and, it turns out, even better for our health. Strategically planted, trees can also reduce home energy use by as much as 30%

Menanam Pohon untuk Membersihkan Udara. Menanam pohon atau tanaman sangat baik untuk lingkungan, baik untuk jiwa, baik untuk ekonomi dan ternyata juga sangat baik untuk kesehatan Anda. Bila ditanam secara strategis, pohon atau tanaman dapat mengurangi energi yang diperlukan rumah hingga 30 persen.

DAILY FACTS ABOUT EARTH HOUR
Day 27: March 27th 2013

Does Earth Hour welcome the support of other NGOs (Non-Government Organisations) and NFP’s (Not for Profits)?
Absolutely. In fact, the success of Earth Hour would not be possible without the support of other NGOs and NFPs. Global organisations such as the World Organisation of the Scout Movement and the World Association of Girl Guides and Girl Scouts have been pivotal in spreading the Earth Hour message, while in some countries where there is no WWF presence, Earth Hour campaigns are orchestrated entirely by other NGOs and NFPs who share the same non-aggressive, guilt-free approach to addressing environmental issues taken by Earth Hour.

Apakah Earth Hour menyambut baik dukungan dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan NFP (Not for Profits) lainnya?
Tentu saja. Bahkan, keberhasilan Earth Hour tidak akan mungkin tanpa dukungan dari LSM lain dan NFP (Lembaga Nirlaba). Organisasi global semacam Gerakan Pramuka dan asosiasi dunia Girl Guides dan Gerakan Pramuka Wanita telah menjadi bagian penting dalam menyebarkan pesan Earth Hour. Adapun di beberapa negara di mana tidak ada kehadiran WWF, kampanye Earth Hour sepenuhnya diatur oleh NGO dan NFP yang menerapkan pendekatan yang sama dengan Earth Hour dalam mengatasi masalah terhadap lingkungan.

Earth Hour Daily Green Tips: March 26th 2013

Daily Green Tips

Day 26: March 26th 2013

Lightbulbs to Energy-Saving Lamp. Start replacing all your lightbulbs to CFLs (compact fluorescent lamp), or Energy-Saving Lights/Lamp. CFLs use one-fifth to one-third the electric power, and last eight to fifteen times longer. A CFL has a higher purchase price than an incandescent lamp, but can save over five times its purchase price in electricity costs over the lamp’s lifetime.

Lampu Bohlam menjadi Lampu Hemat Energi. Mulailah mengganti lampu bohlam Anda dengan lampu neon atau lampu hemat energi yang biasa disebut juga dengan CFL (compact fluorescent lamp). Lampu neon jenis CFL menggunakan seperlima atau sepertiga energi listrik dibanding lampu bohlam biasa dan delapan hingga lima belas kali lebih awet. Lampu neon CFL relatif sedikit lebih mahal, tetapi lebih hemat lima kali biaya listrik ketimbang lampu biasa.

Daily Facts about Earth Hour

Day 26: March 26th 2013

Do you have requirements or regulations about who can or cannot partner with Earth Hour?

Any partner must uphold and support the aims and principles of Earth Hour. These include encouraging individual and community engagement on environmental issues. Encouraging conscious decisions to change the way we live in order to affect environmental reform, without the use of scare tactics or shaming. The specific decisions about whether or not to partner with a group or corporation are made at local level by Earth Hour country and city teams based on what suits their needs and community in achieving the goals of Earth Hour.

Apakah Anda memiliki peraturan atau persyaratan mengenai siapa yang bisa atau tidak bisa bermitra Earth Hour?

Setiap mitra harus menjunjung tinggi dan mendukung tujuan dan prinsip-prinsip Earth Hour. Ini termasuk mendorong pribadi dan keterlibatan masyarakat terhadap permasalahan lingkungan. Mendorong keputusan akan kesadaran untuk mengubah cara kita hidup dalam rangka mempengaruhi reformasi lingkungan, tanpa menggunakan taktik menakut-nakuti atau mempermalukan. Keputusan pasti, apakah iya atau tidak untuk bermitra dengan suatu kelompok atau badan usaha ditentukan oleh tim Earth Hour di tingkat negara atau ibu kota berdasarkan apa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam mencapai tujuan Earth Hour.