Daily Heath Tips November 29th 2012

                                             3 Cara Bebaskan Mulut dari Sariawan

Umumnya, sariawan timbul sebagai sinyal bahwa tubuh kita tengah kekurangan gizi.  Namun,  ternyata pemicunya bukan hanya itu. Ada beberapa faktor lain yang tak berkaitan dengan asupan gizi, akan tetapi dapat memunculkan masalah di mulut. Beberapa anjuran dari praktisi-praktisi  kesehatan dapat kita praktikkan untuk membebaskan mulut dari sariawan.

Dari Dokter Gigi

Drg. Linus Boekitwetan, M. Kes (ort) menjelaskan bahwa sariawan yang disebut juga stomatitis aphtousa rekuren (SAR), yakni  lesi (luka) mukosa rongga mulut yang paling sering terjadi. Penyebab utamanya tak diketahui, tetapi ada faktor lain yang memicunya , misalnya iritasi gigi tajam, gangguan imunoligi, hormon, dan sebagainya.

Drg. Linus menganjurkan untuk berkumur dengan obat kumur  yang mengandung chlorhexidine gluconate atau topical kortikosteroid, untuk mempersingkat waktu penyembuhan luka. Obat jenis topical anestesi (salep) bisa diberikan untuk meredakan rasa sakit.

 

Dari Ahli Herbal

Ahli obat tradisional China, Mochtar Wijayakusuma, mengatakan bahwa  sariawan dapat timbul di lidah, langit-langit mulut, gusi, pipi bagian  dalam, atau bibir. Penyebabnya bisa karena kekurangan zat besi, vitamin B12, infeksi virus dan bakteri. Dapat juga terjadi akibat lidah tergigit, atau mulut sensitif terhadap pasta gigi atau obat kumur.

Untuk mengatasinya dengan obat-obatan Herbal, dianjurkan untuk mencoba ramuan Herbal dengan bahan tomat, kiwi, jeruk lemon, dan madu. Caranya dicampur 1 buah tomat dan kiwi (kupas kulitnya) ke dalam blender. Tambahkan dengan  air perasan ½ jeruk lemon dan madu secukupnya. Blender, lalu minum 3 kali sehari.

 

Dari Ahli Gizi

Sementara Yusnalaini Y. Mukawi, Msc.., ahli gizi dari Poliklinik Gizi RSPAD Gatot Soebroto, menyatakan bahwa kemungkinan sariawan terjadi kurang nutrisi. Tak ada makanan yang menyebabkan sariawan. Umumnya, masalah ini akan timbul apabila kita kekurangan nutrisi, terutama vitamin C dan untuk menghindari sariawan, dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C tak kurang dari 60 mg perhari. Selain itu lengkapi menu makanan sehari-hari dengan sayur dan buah-buahan.

About Administrator

Created by Bp. Algamar Idris (2012), Change by IT (201611)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s